Sabtu, 30 Juni 2018

Analisa dan Evaluasi Website



Untuk mengevaluasi sebuah website kita bisa menggunakan sebuah parameter sebagai acuan, ada banyak sekali parameter yang dapat digunakan untuk mengevaluasi sebuah website. Namun secara umum ada beberapa parameter yang paling sering digunakan dalam menilai sebuah website seperti :

Accesibility
            Yaitu bagian yang menjelaskan seberapa baik sebuah website dalam aspek aksesnya. Seperti apakah website tersebut sudah dapat diakses menggunakan teknologi-teknologi terbaru yang ada saat ini seperti melalui ponsel atau PDA

Readibility
            Yaitu bagian yang menjelaskan tentang “Apakah situs tersebut nyaman untuk dibaca ?” dan “Apakah pengakses bisa mudah membaca dan mengerti isi situs tersebut?”.

Speed
            Yaitu bagian yang menjelaskan tentang kecepatan tampilnya sebuah situs. Pengakses cenderung malas dan langsung menutup browser pada saat mereka membuka sebuah situs yang lambat diakses, sehingga mereka harus menunggu beberapa lama untuk melihat tampilan situs tersebut. Pengakses cenderung tidak mau menunggu terlalu lama untuk melihat sebuah situs. Semakin cepat situs itu dalam melakukan loading time pastinya akan semakin baik.

Content
            Yaitu bagian yang menjelaskan tentang isi dari website tersebut. Karena itu konten adalah bagian yang paling penting dari sebuah penilaian. Karena itu konten haruslah menarik, relevan, dan sesuai untuk target audien situs yang dituju.

Technology
            Maksud dari technology disini yaitu menjelaskan tentang aplikasi atau teknologi apa saja yang digunakan dalam pengembangan website tersebut. Seperti teknologi yang yang digunakan dalam segi mendesain website tersebut. Dan seberapa baik desain itu dibangun
Setelah mengetahui parameter – parameter umum dalam menilai sebuah website, kita  dapat melakukan analisa terhadap suatu website. Sebelum itu kita harus mengetahui tipe analisis web.

Tipe-Tipe Analisis Web:

a. Content Analysis
            Mengidentifikasi isi yang akan ditampilkan pada aplikasi berbasis web ini. Isi informasi dapat berupa teks, grafik, audio, maupun video.
b. Interaction Analysis
            Analisis yang menunjukkan hubungan antara web dengan pengguna.
c. Functional Analysis
            Menentukan operasi yang akan diaplikasikan pada WebApp dan termasuk di dalamnya fungsi-fungsi yang melakukan proses. Semua operasi dan fungsi dideskripsikan secara detil
d. Configuration Analysis
            Konfigurasi yang digunakan pada aplikasi berbasis web, internet, intranet, atau extranet. Selain itu, analisis ini juga meliputi relasi database dengan web jika diperlukan. Setelah mengetahui apa saja jjenis dari analisis maka kita akan masuk ke tahap proses menganalisanya.


            Setelah mengetahui apa saja parameter dan tipe analisis data, tentunya kita juga harus mengetahui langkah-langkah pengujiannya. Pengujian merupakan salah satu bagian yang paling penting dalam jaminan kualitas aplikasi. Pengujian ini dilakukan untuk menemukan beberapa kesalahan yang disebabkan oleh proses perancangan maupun proses implementasi yang belum benar.
            Biasanya sebuah pengujian dilakukan oleh sekelompok tim yang sudah teroganisir. Dalam pengujian aplikasi berbasis WEB ini tim tersebut akan menyusun beberapa langkah. Menurut Krishen Kota terdapat 10 langkah dalam pengujian aplikasi berbasis WEB diantaranya adalah :

1.  Menentukan Sasaran Pengujian (Objective)
            Sebelum melakukan sebuah pengujian kita harus menentukan beberapa sasaran pengujian, agar pengujian yang akan dilakukan terarah. Sehingga seorang penguji dapat menentukan beberapa prioritas pengujian dalam sebuah pengujian aplikasi.

2. Menentukan Proses dan Pelaporan Pengujian
            Dengan menentukan proses pengujian dan susunan pelaporan pengujian, maka setiap anggota dalam sebuah tim penguji akan mengerti aliran dari sebuah proses pengujian.

3. Memantau Hasil Pengujian (Tracking Results)
            Ketika kita sudah memulai sebuah proses pengujian aplikasi, kita akan menemukan beberapa error, bug, defect, dan sebagainya. Sehingga tim penguji membutuhkan cara untuk menyimpan, mengorganisir dan mendistribusikan informasi tersebut kepada semua anggota tim penguji. Tim juga akan membutuhkan cara untuk menjaga tim agar tetap mendapat informasi status dari sebuah proses pengujian. Oleh karena itu, dalam sebuah pengujian dibutuhkan pemantauan hasil (tracking results).

4. Menentukan Area Pengujian (Environment Test)
            Menentukan area pengujian disini diartikan sebagai pembagian wilayah kerja dari sebuah tim, misalkan sebuah tim penguji dibagi menjadi tiga area pengujian yaituWEB server, database server, dan application server.

5. Pengujian Kegunaan Aplikasi (Usability Testing)
            Dalam tahap usability test ini kita akan mencoba meneliti tiga aspek yang berkaitan dengan user’s experience diantaranya adalah :
Apakah WEB application tersebut memiliki desain antarmuka yang konsisten?
Seberapa mudahkah navigasi dari WEB application tersebut?
Apakah feed back yang diberikan WEB application tersebut sesuai dengan keinginan pengguna?

6. Pengujian Unit (Unit Testing)
            Unit testing ini merupakan pengujian yang hanya fokus pada beberapa bagian kecil dari fungsionalitas WEB application. Misalnya menguji kebenaran dari penyimpanan data setelah pengguna menekan tombol “submit”.

7. Pengujian Kode HTML
            Pengujian kode HTML ini bertujuan untuk menguji apakah aplikasi tersebut dapat dijalankan pada bermacam-macam browser, resolusi layar dan OS yang berbeda. Pengujian ini dapat dilakukan melalui http://validator.w3.org.

8. Load Testing
            Pengujian ini dimaksudkan untuk mengukur seberapa lamakah sebuah halamanWEB application di-load kedalam browser milik pengguna. Pada umumnya, sebuah halaman dapat di-load kurang dari 15 detik.

9. User Acceptance Testing
            Dengan melakukan pengujian ini, tim akan mengetahui apakah WEB applicationtersebut sudah memiliki fungsi yang sesuai dengan keinginan pengguna atau belum. Pengujian ini dapat dilakukan dengan menguji aplikasi versi Beta.

10. Pengujian Keamanan (Security Testing)
            Tahap ini merupakan tahap akhir yang penting untuk mengetahui apakah WEB application tersebut sudah memiliki sistem keamanan yang baik atau belum. Kita juga harus menguji apakah WEB application tersebut aman terhadap serangan dari dalam maupun luar sistem.
Dampak  Ekonomi dari pengaruh Web atas
A.    Perikalanan
Beberapa dampak dalam bidang ekonomi dari periklanan antara lain:
1.     Dampak terhadap produk
            Kepercayaan terhadap produk meningkat dan memperkuat daya beli konsumen sehingga pabriknya harus memproduksi lebih banyak lagi untuk memenuhi selera konsumen.
2.     Dampak terhadap Media
            Media akan mendapat keuntungan , karena pengiklan (melaluibiro iklan) memesan ruang dan waktu yang dimiliki oleh media untuk digunakan bagi penyebaran pesan tentang produknya.
3.     Dampak terhadap Perusahaan.
            Dengan periklanan maka banyak orang mengenal nama pabrik, bagaimana cara bekerjanya, kemajuanmanagemennya, siapa sebenarnya menjadi otak dibalik kesuksesan, perkembangan perburuhan, teknologi yang digunakan.
4.     Dampak terhadap para pesaing
            Dengan adanya iklan suatu perusahaan akan mengakibatkan pabrik lain akan berusaha memproduksi barang yang sejenis ataupun substitusi lainnya.
5.     Dampak terhadap Konsumen.
          Konsumen mempunyai pilihan yang lebih banyak dan bervariasi terhadap produk yang sama maupun substitusi.
6.     Dampak terhadap Bisnis dalam Masyarakat.
          Iklan mengakibatkan terbentuknya suatu jaringan bisnis apakah itu jaringan bisnis baru maupun memperluas jaringan bisnis yang lama. Semuanya berdampak pada pemerataan pendapatan.
7.     Dampak Terhadap Nilai suatu Produk
Periklanan mempunyai dampak terhadap nilai suatu produk karena :
a.     Periklanan dapat memperlihatkan penggunaan suatu produk tertentu.
b.     Periklanan dapat menambah nilai yang lebih positip .
c.     Menambah nilai ekonomi untuk barang maupun jasa tertentu dalam pandangan konsumen
8.     Dampak pada Harga
          Menambah nilai suatu produk maka dampak berikutnya adalah penambahan biaya iklan untuk produk itu pada media.

B.     Penjualan Online
Ada dua dampak yang ditimbulkan yaitu dampak positif dan dampak negatif.
Dampak Positif:
1. Lebih cepat dan mudah dalam meyelesaikan pekerjaan
2. Dapat berkomunikasi dengan baik tidak peduli jarak dan waktu
3. Mudah mencari informasi serta berbelanja / bertransaksi online pun dapat dilakukan.
Dampak Negatif :
1. Munculnya banyak penipu yang memanfaatkan internet
2. Adanya plagiatisme
3. Munculnya pencurian/hack
4. Munculnya banyak konten-konten dewasa yang seharusnya tidak dilihat anak kecil dapat merusak mental
5. Bahaya kesehatan akibat radiasi yang ditimbulkan oleh komputer itu sendiri

C.     Lelang Online
Keuntungan - keuntungan antara lain sebagai berikut :
1. Tidak Terbatas oleh Waktu.
            Dengan lelang online, Anda dapat melakukan penawaran kapanpun Anda mau, 24 jam sehari dan 7 hari seminggu.
2. Tidak Terbatas oleh Tempat.
            Anda tidak perlu melihat wajah saingan saingan yang ikut menawar item favorit Anda, karena bisa jadi Anda dan mereka berdiri pada benua yang berbeda, tentunya selama tempat tersebut terjangkau Internet.
3. Jumlah Penawar yang Besar.
            Lelang online menyediakan ruang yang cukup sekalipun semua manusia di dunia berpartisipasi.
4. Jumlah Penjual yang Besar.
            Dengan adanya jumlah penawar yang besar, tentunya juga memicu penjual untuk memasang barangnya, tentunya ini harus didukung oleh kemudahan-kemudahan yang disediakan pada website yang bersangkutan.
5. Jaringan Ekonomi.
            Hal ini akan menimbulkan siklus ekonomi permintaan dan persediaan, menjadikan sebuah sistem yang berguna bagi pesertanya.

Daftar Pustaka


Rabu, 30 Mei 2018

Struktur Website Yang Baik


Membuat Struktur Website Yang Baik
Struktur website harus seperti piramida. Di bagian atas piramid adalah beranda, dan di bawah beranda sejumlah halaman kategori. Untuk website yang lebih besar, website harus membuat subkategori atau taksonomi khusus (lebih banyak lagi nanti). Dalam kategori dan subkategori, akan memiliki sejumlah posting blog, halaman atau halaman produk.
Mengembangkan Struktur Internal Link
tiga alasan mengapa internal link sangat penting:
  • Memungkinkan pengguna untuk menavigasi web
  • Membantu membangun informasi hirarki untuk website
  • Membantu penyebaran link juice (ranking power)
Masing-masing secara langsung terkait dengan penciptaan struktur web yang terintegrasi dengan baik.
Tidak perlu terlalu rumit dalam membuat internal link. Ide dasarnya adalah bahwa setiap halaman di web harus memiliki beberapa link (mengandung link dari halaman lain). Internal Link memberitahu mesin pencari halaman mana yang penting, dan bagaimana menuju ke sana.

Menetapkan Konten Cornerstone

Halaman konten yang penting penting disebut konten Cornerstone. Artikel Cornerstone adalah artikel terpenting di situs suatu website. Isi Cornerstone adalah konten yang persis mencerminkan bisnis atau misi bisnis web tersebut.

Membagi Halaman Anda Dalam Kategori.

Pastikan kategori itu sama besarnya. Jika kategori menjadi terlalu besar karena blogging banyak tentang topik tertentu, website harus membagi kategori tersebut menjadi dua kategori utama. Aturan praktis yang bagus untuk ukuran kategori adalah memastikan bahwa tidak ada kategori yang lebih dari dua kali ukuran kategori lainnya



Contoh struktur website Belajarkoding.net :


a.       Berdasarkan Struktur Website :
·          Beranda Web
·          Kategori
·          Sub kategori
·          Internal link
b.       Corner stone dari web tersebut merupakan informasi tentang koding , baik desktop, mobile maupun untuk web application
c.       Mudahnya pencarian web tersebut hanya untuk beberapa key word saja.

Suber:


Senin, 30 April 2018

Pengembangan Web dan Perbandingan 2 Web


INSTITUSI PENGELOLA INTERNET ATAU WEB
Berikut ini adalah beberapa institusi pengola website

1.      W3C (WORLD WIDE WEB CONSORTIUM) – http://www.w3c.org
World Wide Web Consortium (W3C) adalah organisasi dunia (internasional) yang mengatur standar World Wide Web (W3) atau dalam bahasa indonesia disebut Waring Wera Wanua. Organisasi ini berkomitmen dalam mengatur pengembangan web, yang terdiri dari 320 anggota dan didirikan pada Oktober 1994 sebagai gabungan antara Massachusetts Institute of Technology (MIT) dan European Organization for Nuclear Research (CERN), dengan dukungan dari U.S. Defense Advanced Research Project Agency (DARPA) danEuropean Commission. Selain mengatur aturan pengembangan web, juga membuatt Web dapat diakses oleh semua user dan ikut melibatkan diri dalam dunia pendidikan. Beberapa standar hasil pengembangan ataupun rekomendasi  dari W3C antara lain HTML, CSS, XHTML, DOM, SOAP, XML, dan masih banyak lagi.
Selain itu, Tim Berners-Lee adalah seorang penemu dari World Wide Web pada tanggal Oktober 1994 dan pada akhirnya diangkat menjadi ketua World Wide Web Consortium (W3C). W3C sendiri telah bekerja sama dengan organisasi lain yang melakukan standarisasi teknologi seperti Internet Engineering Task Force,Forum Wireless Application Protocols (WAP) dan Unicode Consortium.

2.      INTERNET ENGINEERING TASK FORCE (IETF)
IETF (Internet Engineering Task Force ) merupakan sebuah organisasi yang menjaring banyak pihak (baik itu individual ataupun organisasional) yang tertarik dalam pengembangan jaringan komputer dan Internet. Organisasi ini diatur oleh IESG (Internet Engineering Steering Group), dan diberi tugas untuk mempelajari masalah-masalah teknik yang terjadi dalam jaringan komputer dan Internet, dan kemudian mengusulkan solusi dari masalah tersebut kepada IAB (Internet Architecture Board). Pekerjaan IETF dilakukan oleh banyak kelompok kerja (disebut sebagai Working Groups) yang berkonsentrasi di satu bagian topik saja, seperti halnya keamanan, routing, dan lainnya. IETF merupakan pihak yang mempublikasikan spesifikasi yang membuat standar protokol TCP atau IP.
IETF dimulai bulan Januari 1985 sebagai pertemuan setiap triwulan para peneliti yang didanai pemerintah AS. Perwakilan dari vendor non-pemerintah diundang sejak pertemuan IETF 4 oktober pada tahun itu. Pada tahun 1992, Internet Society, yang merupakan masyarakat keanggotaan yang profesional, dibentuk dan dipindahkan ke IETF sebagai badan standar internasional independen. Misi dari IETF adalah untuk membuat kinerja Internet yang lebih baik dengan menghasilkan kualitas yang tinggi, teknis dokumen yang relevan yang mempengaruhi cara desain, penggunaan, dan mengelola Internet.

Internet dijaga oleh perjanjian bi- atau multilateral dan spesifikasi teknikal (protokol yang menerangkan tentang perpindahan data antara rangkaian). Protokol-protokol ini dibentuk berdasarkan perbincangan Internet Engineering Task Force (IETF), yang terbuka kepada umum. Badan ini mengeluarkan dokumen yang dikenali sebagai RFC (Request for Comments). Sebagian dari RFC dijadikan Standar Internet (Internet Standard), oleh Badan Arsitektur Internet (Internet Architecture Board – IAB). Protokol-protokol internet yang sering digunakan adalah seperti, IP, TCP, UDP, DNS, PPP, SLIP, ICMP, POP3, IMAP, SMTP, HTTP, HTTPS, SSH, Telnet, FTP, LDAP, dan SSL.

3.      Internet Corporation for Assigned Names and Numbers (ICANN)
ICANN, singkatan dari Internet Corporation for Assigned Names and Numbers, adalah organisasi nirlaba yang didirikan pada 18 September 1998dan resmi berbadan hukum pada 30 September 1998. Organisasi yang berkantor pusat di Marina Del Rey, California ini ditujukan untuk mengawasi beberapa tugas yang terkait dengan Internet yang sebelumnya dilakukan langsung atas nama pemerintah Amerika Serikat oleh beberapa organisasilain, terutama Internet Assigned Numbers Authority (IANA)
.
4.      Internet Society International (ISOC)
Internet Society International (ISOC) adalah organisasi intenasional yang mempromosikan penggunaan Internet dan aksesnya. Keanggotaanya terbuka kepada siapa saja, baik pribadi, perusahaan, universitas maupun pemerintah. SOC adalah asosiasi professional Internet yang terdiri dari 17.000 anggota individual dan 130 anggota organisasi di seluruh dunia. Ia adalah organisasi non-pemerintah berskala internasional yang bertujuan untuk bekerjasama dan berkoordinasi secara global dalam bidang aplikasi dan teknologi internet serta internetworking.
ISOC juga adalah organisasi induk bagi Internet Engineering Task Force, Internet Engineering Steering Group, dan Internet Architecture Board, ketiganya merupakan organisasi yang bertanggungjawab terhadap pengembangan teknikal internet dan segala hal yang berkaitan dengannya. ISOC bertujuan untuk menjamin pengembangan yang terbuka, evolusi dan penggunaan internet agar bermanfaat bagi seluruh umat manusia di muka bumi.

5.      Internet Assigned Numbers Authority
IANA, singkatan dari Internet Assigned Numbers Authority adalah sebuah organisasi yang didanai oleh pemerintah Amerika Serikat yang mengurusi masalah penetapan parameter protokol internet, seperti ruang alamat IP, dan Domain Name System (DNS). IANA juga memiliki otoritas untuk menunjuk organisasi lainnya untuk memberikan blok alamat IP spesifik kepada pelanggan dan untuk meregistrasikan nama domain. IANA juga bertindak sebagai otoritas tertinggi untuk mengatur root DNS yang mengatur basis data pusat informasi DNS, selain tentunya menetapkan alamat IP untuk sistem-sistem otonom di dalam jaringan Internet. IANA beroperasi di bawah naungan Internet Society (ISOC). IANA juga dianggap sebagai bagian dari Internet Architecture Board(IAB).



Lalu saya akan membandingkan 2 website yaitu TokoPedia dan JD.id, dimana saya hanya membandingkan kecepatan dan tapilan dari kedua website tersebut.
Untuk Tokopedia memiliki kecepatan akses sekitar 4.8 detik pada percobaan pertama
Dimana tokopedia memiliki page file size sebesar 2.6 MB. Dan memiliki Search bar yang lebih baik dari pada JD.id karena Search bar Tokopedia selalu mengikuti setiap kita scroll down.






Sementara untuk JD.id memiliki kecepatan akses sekitar 7.1 detik pada percobaan pertama
Dimana jd.id memiiki page file size sebesar 2.8

Pada Search bar JD.id hanya tetap diatas meski kita Scroll Down. Jadi menurut saya Tokopedia memiliki search bar lebih baik karena tidak perlu repot kembali ke atas untuk kembali mencari barang.

setelahnya




Selasa, 10 April 2018

Resensi Buku - The Chronicles Of Narnia : The Horse and His Boy



Identitas Novel
Judul Novel                 : The Chronicles Of Narnia : The Horse and His Boy (Kuda dan Anak Manusia)
Penulis                        : Clive Staples Lewis
Penerbit                      : Gramedia Pustaka Utama
Kota Terbit                  : Jakarta
Tahun Terbit                 : 2010
Tebal Halaman              : 312 halaman

The Horse and His Boy adalah Seri ketiga dari tujuh seri The Chronicles of Narnia. Dimana seri ini berlatar belakang pada masa kerjaan Raja Peter, yang berlokasi didunia Narnia , yang dimana bercerita tentang seorang anak laki laki dan seekor kuda yang berada jauh sekali dari Narnia dan mencoba untuk kembali ke Narnia.

Kelebihan dari novel ini adalah jalan cerita yang memiliki banyak perubahan dari arah ceritanya yang membuat pembaca tidak menyangka akan hal tersebut. Dan hal tersebut di keluarkan dalam waktu yang tepat sehigga pembaca semakin ingin mengetahui kelanjutan dari cerita tersebut.

            Pembangunan alur petualangan dibuku ini sangat menarik, karena banyak hal yang akan kita ketahui tentang dunia di Narnia dan membuat pembaca seakan masuk kedalam petualangan antara Bree dan Shasta. Dalam setiap bab buku ini memiliki pembangunan alur cerita yang begitu penting, seperti Shasta yang bertemu Pangeran Corin pada bab 5, lalu dijelaskan siapa pangeran corin dan Shasta sebenarnya pada bab 14.  Cerita dari buku ini akan lebih menarik lagi Jika ingin mengetahui apa yang yang dilakukan oleh keluarga kerajaan Narnia yang tidak diceritakan di buku ke dua.

            Kekurangan dari buku ini hanya pada perlunya membaca seri sebelumnya agar mengetahui lebih jelas apa yang dimaksudkan.



Jumat, 30 Maret 2018

Website


1.      Apa itu Website
Website adalah sering juga disebut Web, dapat diartikan suatu kumpulan-kumpulan halaman yang menampilkan berbagai macam informasi teks, data, gambar diam ataupun bergerak, data animasi, suara, video maupun gabungan dari semuanya, baik itu yang bersifat statis maupun yang dinamis, yang dimana membentuk satu rangkaian bangunan yang saling berkaitan dimana masing-masing dihubungkan dengan jaringan halaman atau hyperlink.
Atau definisi website adalah kumpulan dari berbagai macam halaman situs, yang terangkum didalam sebuah domain atau juga subdomain, yang lebih tempatnya berada di dalam WWW (World Wide Web) yang tentunya terdapat di dalam Internet.
Halaman website biasanya berupa dokumen yang ditulis dalam format Hyper Text Markup Language (HTML), yang bisa diakses melalui HTTP, HTTP adalah suatu protokol yang menyampaikan berbagai informasi dari server website untuk ditampilkan kepada para user atau pemakai melalui web browser.

2.      Sejarah Singkat Web
 Tahun 1991, Sir Timothy John dari Tim Berners-Lee dan peneliti lain di European Particle Physics Lab (Consei Europeen Poor La Pecherche Nucleaire atau CERN) di Ganewa, Swiss, mengembangkan suatu cara untuk men-share data antarkoleganya dengan menggunakan yang disebut Hypertext. pemakai di CERN dapat menampilkan document pada layar komputer dengan menggunakan software browser baru.

Jalan pintas CERN digunakan sebagai dasar dari yang disebut WWW dan berikut server dan browser webnya (sekarang pemeliharaan oleh W3C (World Wide Web Consortium)).


WWW lebih dikenal dengan web merupakan salah satu layanan yang didapat oleh pemakai komputer terhubung ke Internet. WEB pada awalnya adalah ruang informasi dalam internet, dengan menggunakan teknologi Hypertext, pemakai dituntun untuk menemukan informasi dengan mengikuti link yang disediakan dalam dokumen web yang ditampilkan dalam browser web.


W3C mengembangkan teknologi (spesifikasi untuk guide linesoftware, dan tool) yang dapat dioperasikan pada platformmana pun. Dibentuk pada Oktober 1994, dengan jumlah anggota lebih dari 400 organisasi anggota dari seluruh dunia. W3C kini merupakan badan resmi yang membuat standar Web.

3.      Cara Kerja Web
1. masukan alamat pada web yang di tuju
2. browser akan meminta halaman web dari web server
3. web browser akan mengirimkan data web yang di minta ke browser
4. browser menginterprestasikan data dan tampilan

4.      Arsitektur Web
Arsitektur Website adalah suatu pendekatan terhadap desain dan perencanaan situs. Seperti dalam arsitektur tradisional, fokusnya adalah benar pada pengguna dan kebutuhan pengguna. Hal ini memerlukan perhatian khusus pada konten web, rencana bisnis, kegunaan, desain interaksi, informasi dan desain arsitektur web. Untuk optimasi mesin pencari yang efektif perlu memiliki apresiasi tentang bagaimana sebuah situs Web terkait dengan World Wide Web. Website arsitektur akan datang dalam ruang lingkup estetika dan teori kritis dan kecenderungan ini dapat mempercepat dengan munculnya web semantik dan web 2.0.
Website arsitektur memiliki potensi untuk menjadi istilah yang digunakan untuk disiplin intelektual mengatur konten website. ”Web desain”, dengan cara kontras, menggambarkan tugas - tugas praktis, bagian – bagian grafis dan teknis, dari merancang dan menerbitkan sebuah situs web. Perbedaan tersebut dibandingkan dengan yang antara tugas mengedit sebuah koran atau majalah dan desain grafis dan pencetakan. Setiap halaman website hendaknya tidak lebih dari 2 (dua) level kedalaman atau 2 (dua) kali klik dari halaman depan (home).

5.      Jenis Jenis Web
Jenis Website ada 3 yaitu:
1. Website Statis
Website Statis adalah website yang mempunyai halaman yang tidak berubah
2. Website Dinamis
Website Dinamis adalah website yang secara strukturnya diperuntukan untuk update sesering mungkin, biasanya menggunakan RSS untuk mengirimkan update kepada pengguna web tersebut
3. Website Interaktif
Website Interaktif adalah website yang digunakan untuk berinteraksi dan bertukar pikiran seperti forum dan blog

6.      Web Science
Web Science terdiri atas kata “Web” dan kata “Science”, dimana kedua kata tersebut memiliki arti yang berbeda. Berikut merupakan penjelasan dari definisi kedua kata tersebut sehingga dapat membentuk suatu istilah baru yang disebut dengan “Web Science”.

Website atau situs diartikan sebagai kumpulan halaman yang menampilkan informasi data teks, data gambar diam atau gerak, data animasi, suara, video dan atau gabungan dari semuanya, baik yang bersifat statis maupun dinamis yang membentuk satu rangkaian bangunan yang saling terkait dimana masing-masing dihubungkan dengan jaringan-jaringan halaman (hyperlink).
Science adalah segala sesuatu yang berhubungan dengan sumber ilmu pengetahuan yang memberikan manfaat bagi kehidupan manusia dan seluruh isinya. Dengan kata lain, science itu sendiri merupakan kumpulan ilmu pasti yang memberikan makna tersendiri bagi yang mempelajarinya.
Web Science dapat disimpulkan yaitu segala sesuatu yang berkaitan dengan ilmu pengetahuan yang diperoleh dari sumber yang akurat dan dapat di unduh dari dunia maya tanpa kita harus menuju ke sumber informasi yang ada di informasi yang ingin kita cari, sehingga memudahkan kita untuk memperoleh informasi.

7.      Jenis – Jenis Web Science
1. Web Engineering
2. Artificial Intelligence
3. Mathematics
4. Psychology
5. Biology
6. Ecology
7. Sociology
8. Socio Culture
9. Law
10. Economics
11. Media.

8.      Web Secure
Dalam web security ada 3 prinsip utama, yaitu Confidentialy, Integrity dan Availability

1. Confidentialy
            Confidentiality memiliki makna bahwa data-data ataupun informasi-informasi yang berada di dalam sebuah website hanya dapat di baca atau di akses oleh orang-orang yang memang memiliki kewenangan untuk mengaksesnya
2. Integrity
           Integrity yaitu data data yang berada di dalam server atau website hanya dapat diubah ataupun di delete oleh orang yang memiliki akses untuk melakukan hal itu
3. Availability
    Jika confidentiality bermakna hanya user yang memiliki kewenangan yang dapat melihat data tertentu yang tersimpan di dalam sebuah server atau website, availability memiliki makna bahwa website harus dapat diakses jika user ingin menggunakannya.
    Bedanya dengan prinsip pertama yaitu Availability hanya menekankan kepada dapat diakses nya sebuah website, mengenai siapa yang dapat mengaksesnya itu telah dicover oleh prinsip confidentiality



DAFTAR PUSTAKA
http://silvicandra.blogspot.com/



Jumat, 19 Januari 2018

Prediksi New Media Yang Akan Datang

Prediksi Positif terhadap new media yang akan datang

1.      Mesin Ai(mengabil alih)
Kecerdasan buatan[AI] akan mengabil alih tugas berpikir manusia dengan cepat berbasis data dan mengurangi waktu untuk mengamati serta menguji inovasi baru.

2.       Integrasi iq of thing
Mulai 2018, kecerdasa buatan berkecepatan tinggi(near instant) akan ditanamkan dalam IoT, mulai dari diterapkan di perkotaan, bisnis, perumahan dan kendaraan.

3.       Headset augmented reality
Virtual reality [Vr] akan mengubah industry hiburan dan permainan dalam jangka pendek. Kelebihan utamanya yakni fitur pengalaman terintegrasi(immersive experiece).

4.       Hubungan mendalam dengan pelanggan
Dalam setahun ke depan, analitik prediktif, machine learning dan ai akan menjadi fitur utama yang membantu berbagai perusahaan untuk memahami dan melayani pelanggan ketika atau bahkan sebelum dibutuhkan.

5.       Verifikasi
Vr dan AI akan membantu orang menulusuri kebenaran informasi yang diterima tanpa dipengaruhi emosi dan prasangka external. Disamping tetap menerapkan pertimbangan humanis sesuai kebutuhan.

6.       E-sport
Esport akan menjadi laha baru melalui atlet yang duduk di belakang layar atau menggunakan headset vr yang berkompetisi di dunia rekayasa computer.

7.       Hubungan Erat mesin dan manusia
System semakin terhubung menjadi sesuatu yang lebih besar lagi.

8.       Perjalanan menuju mega cloud
Semakin banyak perusahaan yang beralih ke pendekatan multi-cloud, mulai dari public privat, hosted, managed dan software as a service[SaaS].

dampak Negatif akan new media yang akan datang
1.      Ketergantungan manusia terhadap mesin akan semakin besar. System semakin terhubung menjadi sesuatu yang lebih besar lagi.
2.      Mudahnya pencurian data dikarenakan teknologi yang terus meningkat dan kurangnya kesadaran dari pengguna tersebut

Ada pun beberapa cara untuk mencegah tindak negative terhadap new media yang akan datang
1.      Mempelajari dan memahami manfaat dan dampak new media yang akan datang agar tidak keliru dalam menggunakannya
2.      Memanfaatkan new media dengan baik , dan tidak menyalahi aturan
3.      Tidak terlalu bergantung pada suatu media tertentu


sumber
https://www.cnnindonesia.com/teknologi/20180110151627-188-267918/8-prediksi-teknologi-yang-mengubah-masa-depan

Minggu, 31 Desember 2017

Participatory Culture

Participatory culture adalah konsep yang berlawanan dengan budaya konsumen – dengan kata lain budaya dimana individu pribadi (publik) tidak bertindak sebagai konsumen saja, tetapi juga sebagai kontributor atau produsen (prosumers). Contoh,  dalam sebuah Forum kita tidak hanya menjadi kosumen untuk mendapatkan informasi namun juga kita bisa menjadi produsen yang memberikan informasi.
Mobility ialah mudahya pengakesan dengan cara mengunakan bergbagai macam gadget. Karena teknologi ini terus berkembang ke arah makin maju karena semakin didorong pengguna dan kurang dibatasi pada jadwal dan lokasi..
Interactivity ialah adanya fitur-fitur yang mengasyikan membuat kita lebih interaktiv dengan gadget dan lebih lama bersosialisi dengan dunia digital dari pada berinteraksi secara lagsung.
Identity ialah berupa nama, foto, hoby, dan lain sebagainya dalam social media dapat menunjukan identitas pribadi maupun identitas orang lain.
Penyebab Participatory Culture
-          Rasa penasaran terhadap suatu kejadian dan ingin memberitahu orang lain
-          Gadget yang semakin canggih yang memudahkan mencari informasi
-          Fitur fitur yang mendukung penyampaian berita
-          Keingin berbagi akan berita terbaru
Dampak Positif Participatory Culture
-          Dapat menghasilkan karya baru
-          Lebih percaya diri untuk mengemukakan gagasan
Dampak Negatif Participatory Culture
-          Tak banyak yang mengeluarkan informasi tidak benar
-          Terkadang menerima informasi tanpa dibuktikan benar tidaknya